INFO TERKINI | LUWU — Bupati Luwu, Patahudding, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Keluarga Massenrempulu (HIKMA) Kabupaten Luwu. Kegiatan ini menjadi forum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan peran sosial kemasyarakatan HIKMA dalam mendukung pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Patahudding menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musda HIKMA yang tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga wadah silaturahmi serta penguatan peran HIKMA dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan berdaerah.
Menurutnya, HIKMA memiliki posisi strategis dalam menjaga nilai-nilai budaya, adat istiadat, serta semangat kekeluargaan yang menjadi kekayaan sosial Kabupaten Luwu. Nilai-nilai luhur seperti sipakatau, sipakalebbi, dan sipakainge dinilai sebagai modal sosial yang sangat besar dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah.
Bupati berharap Musda ini mampu melahirkan gagasan-gagasan konstruktif, program kerja yang realistis, serta kepemimpinan yang amanah dan solid. Ia juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Luwu dengan berbagai organisasi kemasyarakatan, termasuk HIKMA, dalam menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, serta mendukung program pembangunan di tengah keberagaman masyarakat.
“Musyawarah hendaknya dilaksanakan dengan semangat kekeluargaan dan mengutamakan kepentingan bersama,” ujar Patahudding.
Musyawarah Daerah HIKMA Kabupaten Luwu ini berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Luwu, Minggu (25/1/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Rusli Sunali, Anggota DPRD Kabupaten Luwu Akbar Sunali, Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah HIKMA Sulawesi Selatan Jamaluddin Jahid Haneng, serta ketua dan jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah HIKMA Kabupaten Luwu. (*)




