ADV 300x250 KS

BENNER UP

 


Mappesabbi dan Tudang Ade, Harmonisasi Pemerintah Modern dan Nilai Luhur Kedatuan Luwu

Redaksi ITE '
Rabu, 1/21/2026 WIB Last Updated 2026-01-24T07:18:05Z


INFO TERKINI | Jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu melaksanakan prosesi adat mappesabbi sebagai rangkaian awal Peringatan Hari Jadi Luwu (HJL) ke-758 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) ke-80 di Kedatuan Luwu, Kota Palopo, pada Rabu (21/1/2026).


Prosesi dipimpin oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu, Muhammad Rudi, bersama Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, serta Camat se-Kabupaten Luwu. Rombongan menghadap dan menyampaikan penghormatan kepada Datu Luwu ke-40, Andi Maradang Mackulau, serta Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu.


Dalam prosesi tersebut, Penjabat Sekretaris Daerah Muhammad Rudi menyampaikan maksud kehadiran jajaran pemerintah daerah kepada Datu Luwu:


“Saya Penjabat Sekretaris Daerah bersama pimpinan OPD, para Camat dan Kepala Desa datang ke istana yang mulia untuk menyampaikan kebahagiaan kami dalam merayakan Hari Jadi Luwu ke-758 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu ke-80.”


Prosesi mappesabbi menjadi penanda dimulainya seluruh rangkaian kegiatan HJL dan HPRL, di mana panitia secara resmi menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan peringatan kepada Datu Luwu sebagai pemangku adat tertinggi Kedatuan Luwu.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan tudang ade, yang dihadiri kepala daerah se-Tana Luwu, Forkopimda se-Tana Luwu, Forum Silaturrahmi Keraton Nusantara (FSKN), serta Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) se-Indonesia, di SalassaE Kedatuan Luwu.


Tudang ade adalah musyawarah adat yang mempertemukan unsur pemerintah daerah, Kedatuan Luwu, pemangku adat, dan tokoh masyarakat. Tradisi ini bertujuan untuk membahas persoalan kemasyarakatan dan adat istiadat sebagai wujud harmonisasi pemerintahan modern dengan nilai-nilai luhur budaya Luwu.


Rangkaian Kegiatan Lainnya

  • Kirab Ana’ TelluE dimulai dari Masjid Agung Luwu Palopo menuju Istana Kedatuan Luwu untuk diantar ke LangkanaE.
  • Pembukaan Pameran Bassi Luwu, Kampung Budaya, UMKM, dan Pasar Murah yang digelar oleh BPP KKLR, BPW KKLR Sulsel, dan Universitas Andi Djemma di halaman Istana Kedatuan Luwu.
  • Royal Dinner Forum Silaturrahmi Keraton Nusantara.
  • Musyawarah internal FSKN dan jamuan makan siang oleh Bupati Luwu di rumah jabatan pada Kamis, 22 Januari 2026.
  • Puncak acara pada Jumat, 23 Januari 2026, yang mencakup prosesi Makkasawiang / Mabbalisumange, Mappangolo Lise Rakki, Mappasisele Lise Rakki, dan prosesi Manre Saperra.


Sebagai penutup, digelar Malam Puncak Peringatan HJL dan HPRL dengan Anugerah Budaya Luwu 2026 di halaman Istana Kedatuan Luwu.
Melalui peringatan ini, Pemerintah Kabupaten Luwu menegaskan komitmennya untuk menjaga, melestarikan, dan mengintegrasikan nilai-nilai adat dan budaya Luwu dalam penyelenggaraan pemerintahan dan kehidupan bermasyarakat. (*)

Komentar

Tampilkan

  • Mappesabbi dan Tudang Ade, Harmonisasi Pemerintah Modern dan Nilai Luhur Kedatuan Luwu
  • 0

Terkini

Iklan 728x90 KOMINFO AD