INFO TERKINI, LUWU || Sebuah potret memilukan tentang kemiskinan dan Abainya jaminan sosial terjadi di Dusun Mangngali-ali, Desa Senga Selatan, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu. Suryani, seorang perempuan berusia 27 tahun, harus menghabiskan masa mudanya dalam keterbatasan fisik akibat penyakit polio yang dideritanya sejak usia 15 tahun. Minggu 19/7/2026
Ironisnya, di tengah gencar-gencarnya program pengentasan kemiskinan dan perlindungan disabilitas oleh pemerintah, bantuan tersebut justru tidak pernah menyentuh kediaman Suryani di Perumahan Puri Permata Indah.
Polio, yang sering kali dikenal sebagai penyakit yang menyerang anak-anak, justru melumpuhkan masa depan Suryani sejak ia beranjak remaja. Hingga usianya kini menginjak 27 tahun, tidak ada satu pun program bantuan sosial baik dari pemerintah pusat, daerah, hingga kelayakan bantuan dari Pemerintah Desa setempat yang pernah ia terima.
Salah satu warga saat di temui awak media Yang enggan disebutkan namanya mempertanyakan fungsi pendataan aparat desa yang dinilai menutup mata terhadap kondisi warganya yang sangat membutuhkan.
"Sejak sakit dari umur 15 tahun sampai sekarang umur 27 tahun, tidak pernah ada bantuan sama sekali yang masuk. Jangankan bantuan modal atau kesehatan khusus, perhatian dari pemerintah desa setempat pun tidak ada," ujar salah satu sumber yang prihatin dengan kondisi Suryani.
Beban hidup Suryani kian berat jika menengok kisah masa lalunya. Sejak berusia 10 tahun, ia harus kehilangan figur seorang ayah yang memilih pergi untuk menikah lagi. Tragisnya, sejak kepergian tersebut hingga hari ini, sang ayah sama sekali tidak pernah memberikan nafkah ataupun memedulikan kelangsungan hidup Suryani.
Dengan kondisi fisik yang terbatas akibat polio dan tanpa dukungan finansial dari kepala keluarga, Suryani terpaksa bertahan hidup di tengah keterbatasan yang mendalam.
Kasus Suryani menjadi tamparan keras bagi dinas terkait, khususnya Dinas Sosial Kabupaten Luwu dan aparatur Desa Senga Selatan. Perlu ada tindakan cepat (quick response) untuk segera meninjau langsung kondisi Suryani di lapangan.
Poin Penting yang Mendesak untuk Ditindaklanjuti Pemerintah:
Aparat Desa Senga Selatan: Melakukan verifikasi data dan memasukkan nama Suryani ke dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).
Dinas Sosial Kabupaten Luwu: Menyalurkan bantuan disabilitas, jaminan kesehatan gratis, serta bantuan sembako rutin.
Dinas Kesehatan: Memberikan layanan pemeriksaan medis berkala ke kediaman Suryani di Perumahan Puri Pernata Indah
Suryani adalah satu dari sekian banyak warga negara yang memiliki hak yang sama untuk dirawat oleh negara, sebagaimana amanat undang-undang. Pemerintah tidak boleh lagi bersembunyi di balik alasan "masalah administrasi" sementara ada warganya yang menderita bertahun-tahun tanpa uluran tangan. ( Tim/Red)






