info-terkini.com | Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Luwu terus memantapkan persiapan pelaksanaan monitoring dan pembinaan 10 Program Pokok PKK. Upaya tersebut diawali melalui rapat penyamaan persepsi yang dipimpin langsung Ketua TP PKK Kabupaten Luwu, Hj. Kurniah Patahudding, A.Md, di Ruang Pola Andi Kambo, Rabu (22/7/2026).
Rapat ini menjadi langkah strategis untuk menyatukan pemahaman seluruh pengurus sebelum turun melakukan monitoring dan pembinaan ke seluruh kecamatan dan desa di Kabupaten Luwu. Kesamaan persepsi dinilai penting agar proses pembinaan berlangsung terarah, objektif, dan mengacu pada indikator yang telah ditetapkan.
Selain membahas mekanisme monitoring, pertemuan tersebut juga menjadi sarana memperkuat koordinasi antarbidang sehingga pelaksanaan 10 Program Pokok PKK dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Dalam arahannya, Hj. Kurniah Patahudding mengapresiasi kehadiran seluruh pengurus yang telah berkomitmen mengikuti rapat pemantapan tersebut. Ia menegaskan, keberhasilan program PKK tidak hanya diukur dari hasil penilaian, tetapi juga dari soliditas, kekompakan, dan semangat kebersamaan seluruh pengurus.
“Kita adalah perpanjangan tangan suami dalam mendukung pembangunan daerah. Karena itu mari saling menghargai, menjaga kebersamaan, dan bekerja dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan PKK serta kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa monitoring tidak boleh dipahami sekadar sebagai kegiatan penilaian terhadap TP PKK Kecamatan maupun Desa. Lebih dari itu, monitoring merupakan bagian dari proses pembinaan untuk memastikan setiap program benar-benar terlaksana dan memberi manfaat kepada masyarakat.
Menurutnya, seluruh program yang dijalankan melalui Pokja I, Pokja II, Pokja III, dan Pokja IV harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas keluarga di Kabupaten Luwu.
Kurniah juga mengingatkan tim monitoring agar selalu mengedepankan etika, komunikasi yang santun, serta membangun hubungan harmonis dengan TP PKK di tingkat kecamatan dan desa selama pelaksanaan pembinaan di lapangan.
“Monitoring bukan hanya untuk menilai, tetapi juga menjadi ruang mendengarkan berbagai aspirasi dan persoalan yang dihadapi masyarakat. Karena itu, laksanakan tugas dengan profesional, menjaga kebersamaan, dan memberikan solusi yang konstruktif,” pesannya.
Melalui pelaksanaan monitoring tahun 2026, TP PKK Kabupaten Luwu berharap kualitas pembinaan semakin meningkat, sinergi antarjenjang kepengurusan semakin kuat, serta implementasi 10 Program Pokok PKK semakin optimal dalam mendukung pemberdayaan keluarga.
“Mari terus bekerja bersama, saling mendukung, dan memberikan yang terbaik agar seluruh program PKK benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutupnya.
Rapat tersebut turut dihadiri Ketua Bidang I TP PKK Kabupaten Luwu, Nilasari Dhevy Bijak, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Luwu, Rafika Liakat Rudi, serta seluruh jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Luwu yang akan terlibat dalam kegiatan monitoring dan pembinaan di tingkat kecamatan dan desa.
Dengan adanya rapat pemantapan ini, diharapkan seluruh tim memiliki pemahaman yang sama mengenai tujuan, mekanisme, dan indikator pembinaan sehingga proses monitoring dapat berlangsung secara profesional, objektif, serta semakin memperkuat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai pilar pemberdayaan keluarga di Kabupaten Luwu.
(*)






