Luwu | Tokoh pemuda Kabupaten Luwu memberikan apresiasi terhadap kinerja jajaran Polres Luwu yang dinilai berhasil meredam konflik remaja yang sempat terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Luwu.
Menurutnya, Kapolres Luwu AKBP Adnan Pandibu menunjukkan keseriusan dalam menangani pertikaian antar pemuda dengan mengedepankan pendekatan yang humanis dan persuasif tanpa tindakan kekerasan.
Pendekatan tersebut dinilai efektif dalam menciptakan suasana yang kondusif di tengah masyarakat. Bahkan, dalam penanganan konflik yang terjadi di wilayah Walenrang, masyarakat secara sadar dan sukarela menyerahkan berbagai senjata tajam maupun senjata rakitan kepada pihak kepolisian.
“Ini menunjukkan bahwa pendekatan persuasif jauh lebih efektif untuk membangun kesadaran masyarakat dibandingkan tindakan represif. Kami melihat Polres Luwu hadir dengan cara yang menenangkan dan merangkul masyarakat,” ujarnya.
Pendiri Jaringan Muda Jogjakarta Luwu Raya itu juga berharap agar pola pendekatan humanis yang selama ini diterapkan tetap dipertahankan dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat, khususnya yang melibatkan kalangan remaja dan pemuda.
Ia menilai, keterlibatan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pemerintah dan aparat keamanan sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan mencegah konflik sosial agar tidak kembali terulang di Kabupaten Luwu.(*)






