Kunjungan ini menjadi momentum emosional yang memperlihatkan betapa kuatnya ikatan kekeluargaan di dalam tubuh SBS. Di samping tempat tidur pasien, suasana mendadak hening dan khidmat saat seluruh pengurus yang hadir tertunduk layu, bersama-sama memanjatkan doa terbaik demi kesembuhan istri dari saudara seperjuangan mereka.
Harianto Karaeng Tinggi dengan nada bicara yang penuh haru menyampaikan pesan penguat secara langsung. Beliau menegaskan bahwa seluruh keluarga besar SBS Sulawesi Selatan ikut merasakan kesedihan yang dialami oleh Andi Amran sekeluarga, dan memastikan dukungan moral tidak akan pernah putus.
Aksi nyata di RSUD Daya ini memvalidasi bahwa slogan Sulawesi Bersatu Sipakatau bukan sekadar pemanis kata. SBS membuktikan diri sebagai organisasi yang melandaskan pergerakannya pada nilai luhur sipakatau (saling memanusiakan dan mengasihi), di mana rasa kepedulian dan solidaritas sosial selalu diletakkan di atas segalanya.
Semangat kebersamaan ini juga mempertegas komitmen seluruh pengurus dan anggota SBS untuk selalu kompak. Harapannya, ke depan SBS dapat tumbuh semakin besar, makin solid, serta terus bersinergi dengan berbagai pihak demi memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Laporan : Andi Alda Hasmiralda







