info-terkini.com | Pemerintah Kabupaten Luwu bersama PT Masmindo Dwi Area (MDA) memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa melalui penguatan Forum Desa MATAPPA serta peluncuran awal (soft launching) Program Jaga Desa. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait penguatan kelembagaan kesejahteraan desa di jalur mobilisasi pertambangan, yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Luwu, Jumat (5/6/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Luwu Patahudding menegaskan bahwa investasi memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, menurutnya, keberhasilan investasi tidak semata diukur dari besarnya nilai yang ditanamkan, melainkan dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.
“Investasi harus mampu menghadirkan dampak positif bagi warga. Karena itu, keberadaannya harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Patahudding.
Bupati juga memberikan apresiasi terhadap Program Jaga Desa yang mengusung tiga fokus utama, yakni Jaga Stabilitas Desa, Jaga Masa Depan Desa, dan Jaga Keselamatan Desa. Ia berharap program tersebut menjadi wadah kolaborasi yang memperkuat hubungan antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat melalui komunikasi yang terbuka, musyawarah, serta kerja sama yang berkelanjutan.
Ketua Pokja Percepatan Investasi Kabupaten Luwu, Sofyan Thamrin, menjelaskan bahwa pembangunan daerah yang didorong oleh investasi harus memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar. Karena itu, Program Jaga Desa dinilai sebagai langkah strategis dalam membangun kemitraan yang lebih kuat antara pemerintah, investor, dan warga, khususnya di wilayah yang terdampak aktivitas pertambangan.
Sementara itu, Direktur Utama PT Masmindo Dwi Area, Trisakti Simorangkir, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus menyempurnakan pendekatan dalam program pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, keterbukaan, transparansi, dan ruang dialog yang sehat menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan bersama.
Ia menyebut Forum Desa MATAPPA sebagai sarana penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung sehingga setiap program yang dijalankan dapat lebih tepat sasaran dan menjawab kebutuhan warga.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu dan PT Masmindo Dwi Area juga menandatangani Nota Kesepahaman tentang kelembagaan peningkatan kesejahteraan desa di sepanjang jalur mobilisasi pertambangan. Kesepakatan ini menjadi landasan dalam memperkuat koordinasi, perencanaan, dan pelaksanaan program-program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat desa.
Ruang lingkup kerja sama mencakup penguatan tiga pilar Program Jaga Desa, yaitu stabilitas, masa depan, dan keselamatan desa, dengan tetap mempertimbangkan kondisi sosial serta kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu, Kapolres Luwu AKBP Adnan Pandibu, Kajari Luwu Muhandas Ulimen, Penjabat Sekretaris Daerah Muhammad Rudi, unsur Forkopimda, jajaran PT Masmindo Dwi Area, serta perwakilan Forum Desa MATAPPA.
Melalui sinergi yang terus diperkuat antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat, diharapkan investasi yang hadir di Kabupaten Luwu mampu menjadi penggerak pembangunan yang inklusif serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi kesejahteraan warga.
Versi ini lebih variatif, mengurangi pengulangan kata, dan terasa lebih seperti berita media profesional.
(*)






