
INFO- TERKINI.com | Luwu,--Pemerintah Kabupaten Luwu terus mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan dengan menghadirkan fasilitas catheterization laboratory (cathlab) di RSUD Batara Guru. Fasilitas canggih ini direncanakan mulai beroperasi pada Agustus 2026 dan akan dimanfaatkan untuk tindakan medis seperti pemasangan ring jantung bagi pasien yang membutuhkan.
Direktur RSUD Batara Guru, Daud Mustakim, mengungkapkan bahwa seluruh perangkat cathlab telah terpasang dan siap digunakan. Saat ini, pihak rumah sakit masih menunggu penyelesaian proses perizinan dari Bapeten serta finalisasi kerja sama layanan dengan BPJS Kesehatan.
Cathlab sendiri merupakan fasilitas medis berteknologi tinggi yang dilengkapi sistem pencitraan modern untuk melihat kondisi pembuluh darah jantung secara detail. Dengan adanya fasilitas ini, dokter spesialis jantung dapat melakukan berbagai tindakan, mulai dari pemeriksaan angiografi hingga intervensi seperti pemasangan stent.
Selama ini, pasien jantung di wilayah Luwu yang membutuhkan penanganan lanjutan harus dirujuk ke luar daerah. Hal tersebut seringkali menjadi kendala, baik dari segi waktu tempuh maupun biaya yang harus ditanggung pasien dan keluarganya.
Bupati Luwu, Patahudding, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dalam penguatan layanan kesehatan daerah, khususnya melalui bantuan fasilitas cathlab.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia dan Menteri Kesehatan atas perhatian dan dukungan melalui program SIHREN, terutama bantuan alat cathlab ini,” ungkapnya.
Menurutnya, bantuan tersebut menjadi langkah konkret dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, terutama untuk penanganan penyakit jantung yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat.
“Kehadiran cathlab di daerah menjadi harapan besar dalam menekan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit kardiovaskular. Ini juga mencerminkan komitmen pemerintah pusat dalam pemerataan fasilitas kesehatan hingga ke daerah,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Luwu menargetkan seluruh proses administrasi dan teknis dapat diselesaikan sebelum waktu operasional, sehingga layanan cathlab ini segera bisa digunakan dan mampu mengurangi angka rujukan pasien ke luar daerah.
(*)






