ADV 300x250 KS

BENNER UP

 


Luwu Luwu Siap Bangun Sekolah Nasional Terintegrasi Pertama di Sulsel, Dukung Program Prabowo Subianto

Redaksi ITE '
Rabu, 4/01/2026 WIB Last Updated 2026-04-02T17:56:09Z



Info-terkini.comBupati Luwu, Patahudding, menyatakan komitmennya dalam mendukung penuh program Sekolah Nasional Terintegrasi yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto. Program ini dinilai sebagai langkah strategis untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.


Menurut Patahudding, Pemerintah Kabupaten Luwu telah menyiapkan lahan pembangunan sekolah yang berlokasi di Kecamatan Larompong Selatan. Ia mengungkapkan bahwa proyek tersebut direncanakan dibiayai melalui APBN dengan estimasi anggaran mencapai Rp250 miliar untuk satu unit sekolah.

“Lokasi sudah kami siapkan di Larompong Selatan. Ini akan menjadi proyek besar yang pendanaannya bersumber dari APBN,” ujarnya usai kegiatan buka puasa bersama di Rumah Jabatan Bupati Luwu beberapa waktu lalu.

Program Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan kebijakan pemerintah pusat untuk mengatasi dua persoalan utama dalam dunia pendidikan, yakni rendahnya kualitas dan kesenjangan antarwilayah. Arahan tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah pada 3 Februari 2026, sebagai bagian dari upaya menghadirkan sistem pendidikan yang merata dan berdaya saing global.

Konsep sekolah ini dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu yang mencakup seluruh jenjang, mulai dari PAUD hingga SMA/SMK dalam satu lokasi. Fasilitas yang disiapkan pun tergolong modern, mulai dari laboratorium berstandar tinggi hingga sarana olahraga lengkap seperti lebih dari satu lapangan sepak bola.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu, Andi Palanggi Kaddiraja, menjelaskan bahwa sekolah ini tidak hanya menitikberatkan pada pencapaian akademik, tetapi juga pengembangan potensi siswa secara menyeluruh.

“Sekolah ini akan menjadi pusat pembinaan bagi siswa berbakat, baik di bidang akademik maupun non-akademik seperti sains, teknologi, olahraga, dan seni,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (1/4/2026).

Dalam proses pembelajaran, sekolah ini akan mengadopsi pendekatan STEAMS, yakni Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics, dan Sports, yang dipadukan dengan kurikulum nasional serta pengayaan berstandar internasional. Bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib, sementara beberapa bahasa asing lain seperti Mandarin, Jepang, Arab, dan Prancis disediakan sebagai pilihan.

Selain itu, sekolah juga akan dilengkapi fasilitas pelatihan di bidang pertanian dan peternakan sebagai bagian dari pendidikan berbasis keterampilan, yang disesuaikan dengan potensi daerah. Program ini difokuskan untuk menjangkau masyarakat menengah ke bawah agar memiliki akses yang lebih luas terhadap pendidikan berkualitas.

Menariknya, seluruh layanan pendidikan di Sekolah Nasional Terintegrasi ini dirancang tanpa biaya bagi peserta didik. Dengan konsep tersebut, pemerintah berharap mampu menekan angka putus sekolah sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas pendidikan.

Melalui pembangunan ini, Pemerintah Kabupaten Luwu optimistis dapat menghadirkan pusat pendidikan unggulan di daerah, sekaligus menjadi contoh transformasi pendidikan yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan di Indonesia. (*)

Komentar

Tampilkan

  • Luwu Luwu Siap Bangun Sekolah Nasional Terintegrasi Pertama di Sulsel, Dukung Program Prabowo Subianto
  • 0

Terkini

Iklan 728x90 KOMINFO AD