PALOPO — PT Masmindo Dwi Area (MDA) kini resmi menjadi bagian dari Keluarga Besar Kedatuan Luwu. Sebuah kehormatan besar yang ditandai dengan seremoni adat Mangngolo Ri Arajang di Langkanae, Istana Kedatuan Luwu, Kota Palopo.
Untuk pertama kalinya, prosesi penerimaan ini digelar langsung di pusat adat Luwu — bukti betapa istimewanya langkah kebersamaan ini. Rombongan MDA dipimpin Direktur Utama Trisakti Simorangkir, didampingi Direktur Human Capital dan Corporate Service Muhammad Suhada serta jajaran manajemen, diterima langsung oleh YM Datu Luwu, H. Andi Maradang Mackulau, S.H., Opu To Bau, didampingi YM Cenning Luwu beserta Dewan Adat 12 Kedatuan Luwu.
Simbol kebersamaan itu terlihat jelas saat YM Datu Luwu menyematkan Pin Kedatuan dan Keris kepada Trisakti Simorangkir — bentuk pengakuan dan penghormatan istimewa. Sementara Muhammad Suhada menerima Pin Kedatuan dari perwakilan Dewan Adat.
"MDA telah menjadi bagian dari Keluarga Kedatuan Luwu. Semoga kehadirannya membawa kemaslahatan dan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Luwu," ujar YM Datu Luwu melalui Maddika Ponrang.
Momen Mangngolo Ri Arajang menjadi pengingat: setiap langkah besar harus dimulai dengan niat tulus, penghormatan, dan keselarasan dengan budaya setempat. Ini bukan sekadar seremoni, melainkan ikatan hati untuk membangun bersama Tana Luwu.
YM Datu Luwu juga menyampaikan harapan dan keinginannya untuk hadir langsung di lokasi Proyek Awak Mas pada momen bersejarah First Gold nanti — sebuah dukungan luar biasa bagi perjalanan MDA.
Direktur Utama MDA, Trisakti Simorangkir, menyambut hangat kepercayaan tersebut:
"Kami merasa sangat terhormat. Penerimaan ini bukan sekadar status, tapi tanggung jawab besar. MDA berkomitmen menjaga kepercayaan ini dengan terus menghormati kearifan lokal, bekerja secara profesional, dan memastikan kehadiran kami memberikan dampak positif nyata bagi masyarakat Tana Luwu. Kami sangat menantikan kedatangan YM Datu Luwu di lokasi Proyek Awak Mas saat momen First Gold tiba."
Penerimaan ini menjadi babak baru: MDA bukan lagi sekadar perusahaan yang hadir di Luwu, melainkan bagian dari keluarga yang tumbuh dan berkembang bersama masyarakat Tana Luwu.





