ADV 300x250 KS

BENNER UP

 


DPRD Luwu Desak Sanksi Tegas bagi SPBU Nakal Penyebab Kelangkaan BBM

Redaksi ITE '
Selasa, 2/03/2026 WIB Last Updated 2026-03-09T20:31:29Z

 


Info-terkini | Luwu,Anggota DPRD Luwu, Zeth Idah Peranteh, meminta Dinas Perdagangan Luwu memberikan sanksi tegas kepada SPBU yang terbukti nakal. Pasalnya, kecurangan di SPBU kerap terjadi dan berulang.

Hal tersebut disampaikan anggota DPRD dari Fraksi Gerindra itu dalam rapat lanjutan menyikapi kelangkaan BBM yang terjadi di Kabupaten Luwu, Selasa, 3 Februari 2026. Sebelumnya, Komisi III DPRD Luwu telah sepakat mengusulkan penambahan kuota BBM untuk mengatasi kelangkaan.

“Kita tentu mengapresiasi langkah Dinas Perdagangan yang melakukan pemantauan langsung di SPBU terkait kelangkaan yang sering terjadi. Akan tetapi, teguran yang diberikan kepada SPBU tidak berefek,” kata dia.

Ia mengatakan, hingga saat ini kelangkaan BBM masih sering terjadi akibat adanya kendaraan roda empat dengan tangki jumbo yang tetap dilayani SPBU. Hal inilah, kata dia, yang menyebabkan BBM di SPBU menjadi langka.

“Maka seharusnya pemerintah memberikan sanksi tegas kepada SPBU yang ketahuan melayani kendaraan seperti itu. Sebab, teguran saja tidak cukup karena kejadian serupa masih terus terjadi,” ujarnya.

“Bahkan ada SPBU yang sepertinya tidak lagi melayani masyarakat umum, melainkan hanya melayani orang-orang tertentu saja. Kasihan masyarakat kita jika hal seperti ini dibiarkan terus-menerus. Jadi karena teguran sudah tidak berefek, sanksi tegas perlu dilakukan,” tandasnya.

Sementara itu, Sukma dari Fraksi PPP mengatakan penambahan kuota BBM untuk mengatasi kelangkaan di Kabupaten Luwu bukanlah solusi yang tepat jika tidak menyentuh akar persoalan.

“Sebab kelangkaan yang terjadi bukan karena kuota yang kurang. Berapa pun kuota yang ditambah, jika SPBU tidak ditertibkan, kelangkaan akan tetap terjadi. Kuota hanya dimanfaatkan oleh para penimbun,” jelasnya.

Sukma menilai praktik kecurangan di SPBU bukan lagi hal yang rahasia. Ia bahkan mengaku pernah mendapati kendaraan dengan tangki besar tetap dilayani di SPBU. Karena itu, menurutnya, SPBU juga harus ditertibkan.

“Jadi berapa pun kuota yang kita inginkan, jika SPBU masih melayani para penimbun, jangan harap kelangkaan BBM di Kabupaten Luwu bisa diatasi,” pungkasnya. (*)

Komentar

Tampilkan

  • DPRD Luwu Desak Sanksi Tegas bagi SPBU Nakal Penyebab Kelangkaan BBM
  • 0

Terkini

Iklan 728x90 KOMINFO AD