ADV 300x250 KS

BENNER UP

 


Bupati Luwu Resmikan Jembatan Salubua–Kaili, Akses Ekonomi Warga Suli Barat Kian Lancar

Redaksi ITE '
Jumat, 2/13/2026 WIB Last Updated 2026-02-14T04:54:15Z

INFO-TERKINI | Luwu – Penantian panjang warga Kecamatan Suli Barat akhirnya terjawab. Jembatan Salubua–Kaili yang selama ini menjadi penghubung aktivitas ekonomi dan sosial resmi dioperasikan setelah diresmikan Bupati Luwu, Patahudding, Jumat (13/2/2026).


Jembatan sepanjang 60 meter dengan lebar 4,2 meter tersebut kini menggantikan akses lama yang kerap menyulitkan mobilitas warga, terutama saat musim hujan. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan memangkas waktu tempuh serta memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat.


Dalam sambutannya, Patahudding menegaskan penyelesaian jembatan merupakan komitmen kerja pada tahun pertama masa jabatannya.

“Meski di awal pemerintahan kami mengalami efisiensi anggaran sekitar Rp97 miliar yang ditarik ke pusat, pembangunan tetap kita tuntaskan. Ini bagian dari janji kepada masyarakat,” ujarnya.


Ia menambahkan, jembatan tersebut bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan akses strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga Suli Barat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Luwu, Ikhsan Asaad, menjelaskan pembangunan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama pada 2018 dengan anggaran sekitar Rp1,4 miliar, kemudian dilanjutkan dan diselesaikan pada 2025 melalui Dana Alokasi Umum (DAU) sekitar Rp7 miliar.



Dari sisi teknis, jembatan menggunakan mutu beton K-250 yang mampu menahan beban hingga 250 kilogram per sentimeter persegi. Proyek ini ditetapkan sebagai program strategis daerah tahun 2025 mengingat tingkat kompleksitas pekerjaan dan nilai anggarannya.


Anggota DPRD Kabupaten Luwu, Sukardi, menyampaikan apresiasi atas rampungnya proyek tersebut. Ia menilai pemerintah daerah mampu menyelesaikan infrastruktur penting dalam kurun satu tahun masa jabatan.


Selain meresmikan Jembatan Salubua–Kaili, Bupati juga meresmikan dua jembatan lainnya di Desa Muhajirin, Kecamatan Suli Barat, dan Desa Posi, Kecamatan Bua. Kedua proyek itu bersumber dari dana hibah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana tahun anggaran 2024 dengan pelaksanaan pada 2025.


Pada kesempatan itu, Bupati turut memaparkan sejumlah rencana pembangunan 2026, di antaranya pembangunan Bendungan Mamaran dan Bendungan Salubua, revitalisasi PAUD, SD dan SMP, bantuan 8 juta bibit kakao dari Kementerian Pertanian untuk 8.000 hektare lahan, serta program pemberangkatan umrah bagi 50 imam masjid.


Menutup kegiatan, Bupati mengajak masyarakat untuk menjaga fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya berkelanjutan.

“Jembatan ini milik kita bersama. Mari kita rawat agar bisa dimanfaatkan anak cucu kita nanti,” katanya.


Peresmian turut dihadiri Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu, pimpinan dan anggota DPRD, Pj Sekretaris Daerah Muh. Rudi, jajaran OPD, TP-PKK, camat, kepala desa, dan tokoh masyarakat.(*)

Komentar

Tampilkan

  • Bupati Luwu Resmikan Jembatan Salubua–Kaili, Akses Ekonomi Warga Suli Barat Kian Lancar
  • 0

Terkini

Iklan 728x90 KOMINFO AD