ADV 300x250 KS

BENNER UP

 


Bupati Luwu Curhat ke Muballigh: Angka Perceraian dan Narkoba Kita Masih Tinggi

Redaksi ITE '
Kamis, 2/12/2026 WIB Last Updated 2026-02-12T14:35:42Z

Info-terkini.com | Luwu – Tantangan sosial di Kabupaten Luwu kian kompleks dan membutuhkan penanganan serius dari berbagai pihak.

Hal ini menjadi sorotan utama Bupati Luwu, Patahudding, saat menghadiri Pembekalan Muballigh yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Persatuan Muballigh Islam Luwu (Persamil).

Kegiatan strategis yang mempertemukan ulama dan umara ini berlangsung di Aula Andi Kambo, Kompleks Perkantoran Bupati Luwu, pada Kamis (12/2/2026).

Dalam prosesi khidmat tersebut, Wakil Ketua Umum MUI Sulawesi Selatan, Prof. Mustari Bosra, melantik M. Anang Ismail sebagai Ketua MUI Kabupaten Luwu.

Sementara itu, Bupati Patahudding secara resmi mengukuhkan Alimuddin Hasyam sebagai nahkoda baru Persamil Luwu untuk periode 2026–2031.

Saat memberikan sambutan, Patahudding menekankan pentingnya evaluasi metode dakwah.

Ia membuka data terkait persoalan serius yang tengah dihadapi daerah, mulai dari tingginya angka kekerasan seksual, tren peningkatan kasus perceraian, hingga ancaman penyalahgunaan narkoba yang menyasar generasi muda.

“Dakwah harus adaptif dan menyentuh akar persoalan di tengah masyarakat. Peran muballigh dan muballigha sangat strategis dalam memberikan edukasi keagamaan dan pembinaan moral. Sinergi antara pemerintah, ulama, dan para muballigh sangat dibutuhkan untuk menekan berbagai penyakit sosial ini,” tegas Patahudding.

Sebagai langkah konkret menanggulangi kenakalan remaja, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu telah menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) terkait jam malam bagi pelajar.

Aturan ini melarang anak sekolah berkeliaran di luar rumah di atas pukul 22.00 WITA tanpa pengawasan.

“Anak sekolah dilarang berkeliaran lewat jam 10 malam. Apabila terdapat tugas sekolah atau keperluan mendesak lainnya, mereka wajib didampingi oleh orang tua atau keluarga terdekat,” jelasnya.

Acara ini turut dihadiri Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu, Penjabat Sekretaris Daerah Muh. Rudi, serta unsur Forkopimda.

Melalui pembekalan ini, diharapkan kapasitas para juru dakwah semakin mumpuni dalam membantu pemerintah menciptakan masyarakat Luwu yang religius dan aman.(*)

Komentar

Tampilkan

  • Bupati Luwu Curhat ke Muballigh: Angka Perceraian dan Narkoba Kita Masih Tinggi
  • 0

Terkini

Iklan 728x90 KOMINFO AD