Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa ajang MTQ bukan sekadar kompetisi, tetapi juga momentum untuk memperkuat pembinaan keagamaan di daerah. Ia mengingatkan para juara agar tidak cepat puas dan terus mengasah kemampuan, sementara peserta lain diminta tetap bersemangat dan tidak patah arang.
“Bagi yang berhasil meraih juara, tingkatkan terus prestasi. Yang belum berhasil, jangan berhenti belajar. Esensi dari MTQ adalah bagaimana kita memahami dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Sebagai wujud dukungan, Bupati menghadiahkan paket umrah bersama dirinya kepada Juara I Hafalan 30 Juz putri, Filla Attaqi dari Kecamatan Larompong, dan Juara I Hafalan 30 Juz putra, Indra Awaluddin Firdaus dari Kecamatan Larompong Selatan.
Tak hanya itu, Juara I Hafalan 20 Juz putra dan putri masing-masing memperoleh Rp10 juta. Juara I Hafalan 10 Juz menerima Rp7 juta, Juara I Hafalan 5 Juz mendapatkan Rp5 juta, serta Juara I Tilawah putra dan putri untuk kategori anak-anak, remaja, dan dewasa juga diganjar Rp5 juta per orang.
Dukungan tambahan datang dari PT Putra Mecca Wisata yang memberikan dua paket umrah bagi Juara I Hafalan 30 Juz putra dan putri. Sementara itu, PT Hanan Media Harawan menyerahkan tiga paket umrah khusus untuk kafilah Kecamatan Ponrang.
Bupati berharap penghargaan tersebut mampu memacu semangat para qari dan qariah untuk terus berkembang serta menjadi panutan di tengah masyarakat.
“MTQ harus menjadi gerakan kolektif dalam membumikan Al-Qur’an di Luwu. Jadikan ini sebagai langkah membentuk generasi Qur’ani yang berkarakter, menuju Luwu yang semakin maju dan religius,” tutupnya.



