Perkembangan dan Pertumbuhan Manusia, (Ciri Perkembangan Fisik, Anak Laki-laki, Perempuan, Menjaga Kebersihan, Organ Reproduksi, Kesehatan Diri)

Perkembangan dan Pertumbuhan Manusia


Perkembangan manusia dimulai dari bayi hingga dewasa. Pertumbuhan akan terhenti setelah manusia dewasa mencapai usia tertentu. Setelah dewasa, manusia akan beranjak memasuki usia lanjut.

Segala sesuatu yang ada di bumi ini tercipta atas kebesaran Tuhan Yang Maha Esa. Begitu juga dengan keberadaan kita sekarang ini.

Sebelum dilahirkan, janin mengalami proses perkembangan di dalam rahim. Hal ini terjadi selama kurang lebih sembilan bulan sepuluh hari. Selama masa tersebut akan terjadi pembentukan berbagai alat tubuh.

Misalnya, jantung, otak, ginjal, paru-paru, dan usus. Dapatkah kamu menyebutkan alat tubuh lainnya yang dibentuk selama perkembangan bayi di rahim?

Pernahkah kamu melihat bayi? Seorang bayi sudah memiliki bagian tubuh yang lengkap seperti yang dimiliki manusia dewasa. Akan tetapi, ada juga bagian tubuh manusia dewasa yang tidak dimiliki bayi.

Bayi yang baru lahir belum mempunyai gigi. Gigi bayi mulai tumbuh sekitar usia enam bulan. Setelah itu, berat tubuhnya akan bertambah besar dan gerakannya lebih lincah. Bagian-bagian tubuh bayi akan mengalami pertumbuhan.

Bagianbagian tubuh tersebut akan bertambah besar, panjang, dan kuat. Pada masa balita (bawah lima tahun), manusia mengalami pertumbuhan yang sangat cepat. Mengapa adik bayi selalu diberi imunisasi?

Pada masa balita kekebalan tubuh manusia belum berkembang dengan baik. Oleh karena itu, imunisasi sangat diperlukan agar balita tidak mudah sakit. Setelah masa balita, manusia akan mengalami masa kanak-kanak (5–10 tahun). Manusia mengalami pertumbuhan fisik dan mental yang sangat cepat pada masa ini.

Pada masa ini manusia dapat bergerak, berbicara, serta mulai dapat berpikir dan bersikap. Oleh karena itu, asupan gizi yang cukup dan lingkungan yang baik sangat dibutuhkan. Hal ini berguna bagi proses pertumbuhan fisik dan mentalnya. Pada usia 12–17 tahun, manusia memasuki masa remaja.

Pada masa ini mulai tampak perbedaan antara laki-laki dan perempuan. Hal ini disebabkan oleh perbedaan hormon antara laki-laki dan perempuan. Pertumbuhan dan perkembangan organ reproduksi manusia terjadi pada masa ini.

Setelah remaja, manusia akan mengalami masa dewasa (18–40 tahun). Puncak perkembangan manusia terjadi pada masa ini. Manusia dewasa memiliki kesiapan dan kematangan mental. Selanjutnya, manusia dewasa akan beranjak memasuki masa lanjut usia.

Pada masa ini terjadi kemunduran fungsi organ-organ tubuh. Manusia lanjut usia akan mengalami pengeroposan tulang dan kulit wajah keriput. Kemampuan bereproduksi mereka juga menurun. Gerakan manusia lanjut usia menjadi lebih lambat dan lebih mudah lelah. Selain itu, banyak manusia lanjut usia yang penglihatannya mulai kabur dan sulit mendengar.
Perkembangan dan Pertumbuhan Manusia

Ciri Perkembangan Fisik Anak Laki-laki dan Perempuan Masa remaja disebut juga dengan masa pubertas. Pada masa ini terlihat perbedaan yang mencolok antara remaja laki-laki dan remaja perempuan. Pada masa ini, manusia mengalami pertumbuhan yang pesat.
Perbedaan ciri tersebut akan dijelaskan sebagai berikut.

1. Perkembangan dan Perubahan Tubuh Laki-laki


Laki-laki mengalami perubahan bentuk fisik pada masa pubertas. Ciri-ciri khusus perkembangan remaja laki-laki adalah sebagai berikut.

a. Diproduksinya sel sperma

Sel sperma dihasilkan oleh alat yang disebut testis. Sperma adalah sel kelamin jantan yang berbentuk seperti kecebong. Sel ini terdiri atas bagian kepala, leher, dan ekor. Testis memproduksi puluhan juta sperma setiap harinya.

Produksi sperma yang berlebihan akan dibuang ketika seorang remaja laki-laki mengalami mimpi basah. Cairan sperma akan dikeluarkan dari kantung testis yang telah penuh. Pematangan sperma dan perkembangan mental laki-laki terjadi pada masa remaja.

b. Otot menjadi kuat dan dada terlihat bidang

Ketika remaja, otot rangka anak laki-laki lebih berbentuk dan semakin kuat. Latihan pada otot akan semakin memperkuat fungsinya. Selain itu, anak laki-laki juga mengalami perubahan bentuk pada bagian dadanya. Bahunya akan melebar dan berbentuk bidang.

c. Tumbuh Jakun

Jakun adalah tonjolan keras yang berada di tengah leher bagian depan. Tumbuhnya jakun pada masa remaja membuat pita suara laki-laki menjadi lebih besar. Suara laki-laki yang sebelumnya bernada tinggi, berubah menjadi agak rendah. Hal ini yang membuat suara laki-laki terdengar berat dan besar ketika memasuki masa pubertas.

d. Tumbuh kumis dan jenggot

Perubahan tubuh pada remaja laki-laki juga ditandai dengan tumbuhnya kumis dan jenggot. Kumis adalah rambut yang tumbuh di atas bibir dan di bawah hidung. Jenggot adalah rambut yang tumbuh di sekitar dagu. Selain itu, perubahan lainnya adalah tumbuhnya rambut-rambut halus di sekitar alat kelamin. Alat kelamin juga mulai membesar.

2. Perkembangan dan Perubahan Tubuh Perempuan

Ketika remaja, tubuh anak perempuan akan menghasilkan sel telur (ovum). Payudara dan pinggul akan membesar. Selain itu, pada beberapa bagian tubuhnya akan tumbuh rambut-rambut halus.

a. Diproduksinya sel telur (ovum)

Perubahan utama masa pubertas yang terjadi pada perempuan adalah diproduksinya sel telur. Alat tubuh yang memproduksi sel telur disebut indung telur (ovarium). Hal ini ditandai dengan terjadinya menstruasi. Apakah menstruasi itu?

Menstruasi adalah keluarnya darah dari liang kelamin. Liang kelamin ini disebut vagina. Darah terjadi akibat meluruhnya dinding rahim sebelah dalam. Bagaimana hal ini dapat terjadi?

Setiap bulannya ovarium menghasilkan sel telur yang telah matang dan siap dibuahi. Sel telur tersebut kemudian akan bergerak menuju ke saluran telur. Hal ini menyebabkan menebalnya dinding rahim sebelah dalam. Dinding tersebut akan menebal dan dipenuhi pembuluh darah. Hal ini merupakan persiapan jika terjadi pembuahan.

Jika tidak terjadi pembuahan, sel telur akan mati. Hormon estrogen yang dihasilkan ovarium akan menurun jumlahnya. Akibatnya, jaringan dan pembuluh darah di dinding dalam rahim akan mengelupas dan meluruh.

Jaringan dan pembuluh darah yang meluruh ini dikeluarkan dalam bentuk darah menstruasi. Oleh karena itu, saat menstruasi perut bagian bawah akan merasa sakit. Siklus menstruasi berulang setiap 28 hingga 36 hari sekali.

b. Pertumbuhan payudara

Payudara anak perempuan akan tumbuh menonjol dan membesar pada masa remaja. Payudara perempuan yang sudah melahirkan akan menghasilkan air susu (ASI). ASI dibutuhkan oleh bayi dan sangat baik bagi perkembangannya.

c. Melebarnya pinggul

Perubahan lain yang terjadi pada perempuan saat remaja adalah mulai melebarnya pinggul. Pinggul yang lebar dipersiapkan untuk mempermudah proses persalinan pada waktu melahirkan. Selain itu, pada daerah sekitar kemaluan akan tumbuh rambut-rambut halus.

3. Menjaga Kebersihan Organ Reproduksi dan Kesehatan Diri


Manusia dapat berkembang biak menghasilkan keturunannya, karena memiliki organ reproduksi. Oleh karena itu, organ reproduksi sangat penting dan perlu dijaga kebersihannya. Organ reproduksi pada perempuan dan laki-laki memiliki bentuk dan fungsi yang berbeda-beda.

Hal ini menyebabkan perbedaan cara membersihkan organ reproduksi tersebut. Di bawah ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga kebersihan organ reproduksi perempuan.
  • Sebaiknya mandi dua kali sehari dengan air bersih. Jika badan kotor dan lengket, sebaiknya langsung dibersihkan. 
  • Saat mengalami menstruasi, sebaiknya mengganti pembalut setiap beberapa jam sekali. Pembalut yang dikenakan harus bersih, nyaman, serta berbahan lembut. 
  • Membasuh organ reproduksi sehabis buang air kecil. Cara membersihkannya adalah dari arah depan ke belakang. Hal ini dilakukan agar kuman dari anus tidak masuk ke saluran reproduksi. Hindarilah penggunaan sabun yang mengandung deodoran atau parfum untuk membasuh kemaluan. 
  • Jangan terlalu sering memakan makanan yang terlalu banyak mengandung garam. Garam dapat menyebabkan perasaan tertekan dan tegang. 
  • Minumlah air putih lebih banyak dan mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Saat menstruasi, banyak zat besi yang hilang dari tubuh kita melalui darah menstruasi. 
  • Berolahraga secara teratur untuk menjaga kebugaran tubuh. Remaja laki-laki dapat menjaga kebersihan organ reproduksinya dengan cara-cara berikut. 
  • Mandilah minimal dua kali sehari menggunakan air bersih. Jika badan terasa kotor dan lengket, sebaiknya langsung dibersihkan.
  • Gantilah pakaian paling sedikit dua kali sehari.
  • Basuhlah organ reproduksi sehabis buang air kecil.
  • Berolahraga secara teratur dan minum air putih yang cukup banyak.
  • Hindari pemakaian pakaian dalam yang terlalu ketat karena dapat menyebabkan iritasi.
Pada masa remaja, biasanya tubuh kita mudah berkeringat. Hal ini dapat menyebabkan jerawat pada wajah. Untuk menghindarinya, lakukan cara-cara sebagai berikut ini.
  • Segera cuci wajah jika terasa kotor dan lengket. 
  • Hindarilah poni yang terlalu panjang dan menutupi wajah. Hal ini karena kotoran pada rambut dapat berpindah ke wajah. 
  • Jika diperlukan, pakailah wewangian tubuh agar tubuh terasa segar dan harum.