Thursday, February 2, 2017

Sebut Sikap Ahok Tak Etis, Ketua Fraksi PKS: Kenapa Malah Serang Integritas Pribadi Kiai?

info-terkini.com
info-terkini.com
Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini menilai sikap Ahok dan tim hukumnya tidak pantas kepada Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma'ruf Amin.

"Ahok dan pengacaranya harusnya paham posisi Kyai Ma'ruf sebagai ulama sepuh yang dihormati berbagai kalangan. Beliau Ketua Umum MUI, penghulunya para ulama, sekaligus menduduki jabatan tertinggi di dalam struktur PB NU sebagai Rais Aam," kata Jazuli melalui pesan singkat, Rabu (1/2/2017).

Menurut Jazuli, sikap Ahok dan pengacaranya tidak etis dan tidak arif bahkan sangat tendensius menyerang integritas pribadi Kyai Ma'ruf sehingga wajar jika kalangan Nahdliyin protes keras, baik disampaikan langsung oleh PBNU maupun elemen-elemen organisasinya.

"Ini yang saya bilang Ahok tidak etis dan juga tidak proporsional. Perihal kesaksian Kyai Ma'ruf seharusnya adalah tentang sikap keagamaan MUI tentang penistaan agama yang dilakukan Ahok dalam kasus "Al-Maidah 51", tapi kenapa malah menyerang integritas pribadi kiai yang kita muliakan bersama?" kata Jazuli.

Dalam pandangan Jazuli, tentu saja MUI punya kredibilitas sebagai lembaga pemberi fatwa, prosesnya dilakukan secara prosedural, dan fatwa MUI tidak untuk diperdebatkan sebaliknya harus dihormati.

Hal yang sama, kata dia, ketika Ahok dan pengacaranya menyoal kredibilitas fatwa MUI lalu secara tendensius dan membabi buta menyerang integritas pribadi ulama sekelas Kiai Ma'ruf.

Hal itu, lanjutnya, sontak mendapatkan respon keras dari elemen umat Islam.
Untuk itu Anggota Komisi I ini meminta semua pihak, tidak hanya Ahok, untuk menempatkan ulama dan fatwa-fatwanya pada posisi terhormat, jangan melecehkan para kiai.

"Ulama itu panutan umat, jangan dilecehkan dan direndahkan. Cukup sudah, hentikan melecehkan ulama," ujar Jazuli.(sb/tribunnewscom)
info-terkini.com


EmoticonEmoticon