Tuesday, February 7, 2017

Politikus Demokrat tuding Adian Napitupulu di balik demo rumah SBY. Benarkah?

info-terkini.com
info-terkini.com
Kediaman pribadi Presiden ke enam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Kuningan, Jakarta Selatan digeruduk sejumlah orang pada Senin (6/2) kemarin. Partai Demokrat geram atas aksi tersebut. Politikus PDIP Adian Napitupulu dituding sebagai aktor di balik demo itu.

Sejak Senin malam, jagat media sosial Twitter ramai perbincangkan nama Adian. Terlebih, mobil diduga milik Adian terparkir tak jauh dari lokasi demo tersebut.

Juru Bicara Partai Demokrat Imelda Sari bahkan terang-terangan menantang Adian. Dia meminta Adian datang dan bicara secara 'gentleman' dengan Partai Demokrat jika tak setuju dengan gagasan dan ide partai selama ini.

Tantangan ini disampaikan langsung oleh Imelda kepada Adian melalui Twitter. Imelda juga mengirim tantangan yang ditujukan untuk Adian itu kepada Politikus PDIP Budiman Sudjatmiko dan Politikus Demokrat Andi Arief. Ketiga orang ini, Adian, Andi dan Budiman merupakan mantan aktivis tahun 1998.

"Saudara @AdianNapitupulu kami tunggu Anda kalau gentleman temui kami jangan hanya berani kirim demonstran cc @budimandjatmiko @andiariefaa," tulis Imelda dikutip merdeka.com, Selasa (7/2).

Tidak cuma soal tudingan kepada Adian. Twitter Imelda juga mengungkap bagaimana para pendemo itu dibubarkan oleh polisi. Para pendemo itu meninggalkan lokasi menggunakan bus Transjakarta dan Damri. Kendaraan itu juga menuai polemik di jagat Twitter.

"Saat bubaran yang geruduk di Mega Kuningan disaksikan aparat kepolisian pakai Trans Jakarta, Kopaja, Hiba #justiceforall," jelas dia.

"Waduh bus Transjakarta? Bukannya itu milik Pemda DKI. Kok bisa dipakai demo gruduk rumah SBY? Polisi harus segera mengusut kenapa gunakan bus Pemda," tulis Wasekjen Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin menanggapi cuitan Imelda di Twitter.(sb/rnd/merdekacom)
info-terkini.com


EmoticonEmoticon