Sunday, January 8, 2017

Ini Alasan Prabowo 'turun gunung'

info-terkini.com
info-terkini.com

Ini Alasan Prabowo 'turun gunung'


Dukungan penuh terhadap kader agar menang Pilkada Serentak tahun 2017, benar-benar ditunjukkan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Dia bahkan tak segan ikut blusukan bersama calon Gubernur dan Wakil Gubenur DKI Jakarta nomor urut 3, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara.

Dari kediamannya di atas bukit wilayah Hambalang, Kabupaten Bogor, Prabowo rela menemui warga Kampung Akuarium, korban gusuran Pemprov DKI Jakarta semasa dipimpin Basuki T Purnama alias Ahok. Banyak keluhan diterima Prabowo ketika menemui para warga korban gusuran itu.

Aksi turun gunung dilakukan Prabowo memang hanya sebentar. Meski begitu, pasangan diusung Partai Gerindra dan PKS itu meyakini dampak kehadiran mantan Danjen Kopassus itu berdampak luas. Walaupun kehadiran Prabowo tidak lama saat menemui para warga.
Prabowo

Sandiaga mengatakan, kehadiran Prabowo menjadi elemen utama meyakinkan bagi warga DKI belum menentukan pilihan. Adapun kehadiran Prabowo ke Kampung Akuarium sekalihgus untuk merasakan apa penderitaan dirasakan warga setelah digusur Pemprov DKI Jakarta.

"Jadi kehadiran beliau ke sini tadi, ingin merasakan empati kepada warga yang merasa tercabut akar penghidupannya," kata Sandiaga Sabtu kemarin.

Kehadiran Prabowo ke Kampung Akuarium telah direncanakan jauh hari. Sandiaga menuturkan, pemilihan lokasi tersebut lantaran banyak ketidakadilan dilakukan Ahok semasa menjabat gubernur DKI Jakarta.

"Di sini waktu bulan Maret saya sampaikan ke Prabowo bahwa ada ketidakadilan. Saya bilang ke baliau bahwa dalam pembangunan di Jakarta kita harus bisa menjadi pemimpin yang bisa mewakili semua lapisan masyarakat," tutur Sandi.

Tak hanya itu, lewat tangan dingin Prabowo juga diyakini bisa memenangkan Anies-Sandi.

"Dia juga kan yang menghadirkan Jokowi-Basuki tahun 2012 dan terbukti karena tangan dinginnya. Jadi kita percaya Prabowo bisa kasih validasi kepada kita untuk menghadiri pemimpin yang memberikan keadilan," kata Sandi yakin.

Selama blusukan ke Kampung Akuarium, Prabowo mendapat pelbagai keluhan. 

"Bantu kami Pak, kami di sini diperlakukan seperti binatang," kata Jarni, warga Kampung Akuarium saat Prabowo dan Anies datang ke tenda daruratnya.

Jarni pun menangis dalam pelukan Prabowo. Sementara Prabowo berusaha menenangkan Jarni.

"Yang sabar dan tabah Bu, Insya Allah kita akan berusaha semaksimal mungkin," ucap Prabowo.

Prabowo memang sudah berjanji siap ikut dalam kampanye dilakukan Anies-Sandiaga. Kala itu dia berjanji pada Januari dipastikan ikut berkampanye. Janji itu akhirnya ditepati.

Terjun langsung dalam kampanye Anies-Sandiaga juga wujud Prabowo siap rela berkorban. Apalagi, diakui Prabowo, dana kampanye Anies-Sandiaga tak banyak mendapatkan sumbangan dari pihak ketiga (perusahaan). Meski hanya diusung 2 partai dan dana cekak, namun hal tersebut tak membuat Prabowo pasrah.

Dana kampanye yang dilaporkan pasangan Anies-Sandi ke KPUD beberapa hari yang lalu mencapai Rp 35,6 miliar. Lebih kecil bila dibandingkan laporan dana kampanye pasangan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat ( Ahok-Djarot) yang mencapai Rp 48 miliar.

Meski demikian, Prabowo meyakini bila perjuangan berlandaskan atas dasar nilai perjuangan ini untuk keberlangsungan demokrasi.

"Walaupun semua orang tahu, mungkin yang lain dananya sangat besar, tapi kita berjuang atas dasar nilai nilai berjuang untuk demokrasi. Jadi bagi saya Anies-Sandi lambang demokrasi, lambang keadilan, kerakyatan, bukan simbol oligarki, bukan simbol politik dinasti atau kekeluargaan," jelas Prabowo terangnya.(sb:merdekacom)
info-terkini.com


EmoticonEmoticon