Mengenal dan Belajar Corel Draw

Mengenal dan Belajar Corel Draw, belajar corel draw, belajar desain grafis corel draw, belajar corel

Mengenal Program CorelDRAW 12


CorelDRAW adalah program desain grafis yang sangat terkenal dengan kualitas tinggi dan profesional. Program CorelDRAW merupakan salah satu produk keluaran Corel Corporation di Kanada yang pada versi 12 ini tergabung dalam paket Corel Graphics Suite 12 yang di dalamnya juga terdapat program Corel CAPTURE 12, Corel PHOTOPAINT 12, Corel R.A.V.E 2.0, dan CorelTRACE12. Dengan CorelDRAW, kita dapat mendesain grafis pengolah gambar vektor, seperti desain aneka brosur, poster, logo, dan produk-produk grafis lainnya. 

Program CorelDRAW mampu digunakan untuk bekerja sama atau berkolaborasi dengan produk software lainnya seperti Adobe Photoshop, Adobe Ilustrator, Autodesk, AutoCAD, Macromedia Flash, Macromedia Freehand, maupun Microsoft Excel. Hal ini menjadikan CorelDRAW sebagai software yang fleksibel dan dapat berintegrasi dengan berbagai kebutuhan user.

Kepopuleran program CorelDRAW semakin hari semakin meningkat mengingat program tersebut banyak digunakan di berbagai kalangan seperti wartawan, penerbit, percetakan, industri periklanan, cetak foto, dan cetak sablon. Program aplikasi CorelDRAW dilengkapi dengan fungsi (utility) yang lengkap dan canggih namun mudah digunakan serta dapat mengeluarkan hasil yang maksimal. Di samping itu, CorelDRAW juga mampu melakukan konversi terhadap objek, efek, dan bekerja dengan bitmap.

CorelDRAW 12 memiliki beberapa kelebihan jika dibandingkan dengan versi-versi sebelumnya, di antaranya sebagai berikut.
a. Smart Drawing Tool, berfungsi untuk menggaris bebas dan otomatis bisa menghaluskan hasilnya.
b. Virtual Segment Delete, berfungsi untuk menghapus segment atau sisi garis tepi dari objek.
c. Dynamic Guides adalah sarana garis bantu dalam menggambar yaitu untuk membantu memandu ketepatan perataan maupun pergeseran objek.
d. To Align Text To An Object adalah sarana untuk meratakan teks ke sebuah objek.
e. Snapping Objects adalah sarana untuk menempelkan objek ke objek yang lainnya.
f. Improved File Compatibility adalah fasilitas menerima atau menampung berbagai

jenis file dari aplikasi lain, misalnya file yang berekstensi BMP, TIF, JPEG, GIF, AI,dan PSD.
BMP (Bitmap) adalah jenis file gambar (image) yang dapat dihasilkan atau dibuat dari berbagai image editor seperti Photoshop, Corel PHOTO-PAINT, Paint maupun CorelDRAW itu sendiri.
JPG/JPEG (Joint Photographic Experts Group) adalah jenis file gambar yang sudah dikompresi atau diperkecil kapasitasnya melalui program image editor.
GIF (Graphic Interchange Format) adalah jenis file image animasi yang dapat dihasilkan (dibuat) dari berbagai image editor seperti Photoshop, Corel PHOTO-PAINT, Paint, dan Ulead Gif Animator.
CDR (CorelDraw) adalah jenis file image yang dibuat menggunakan program Corel Draw.
PSD (Photoshop Document) adalah jenis file image yang dihasilkan (dibuat) menggunakan Adobe Photoshop.
AI (Adobe Illustrator) adalah jenis file gambar (image) yang dapat dihasilkan (dibuat) dari Adobe Illustrator.

Menjalankan Program CorelDRAW 12

Pada bahasan ini, Anda akan belajar menjalankan program aplikasi CorelDRAW versi 12. Untuk menjalankan program CorelDRAW, langkah kerjanya sebagai berikut.
a. Klik tombol Start pada baris taskbar.
b. Sorot All Programs > sorot Corel Graphics Suite 12 Kemudian Klik
c. Tunggu sejenak, komputer Anda sedang melakukan proses hingga muncul

Tampilan Welcome Corel Draw 12
Tampilan Welcome Corel Draw 12

Pada Gambar di atas, terdapat ikon-ikon yang dapat Anda pilih sesuai dengan kehendak
Anda. Perhatikan penjelasan berikut.
1) New, untuk membuka lembar kerja baru.
2) Recently Used, untuk membuka file objek gambar yang pernah disunting terakhir kali. Pada pilihan ini juga akan ditampilkan daftar nama-nama file yang terakhir kali disunting.
3) Open, untuk membuka file objek gambar yang pernah disimpan sebelumnya.
4) New From Template, untuk membuat objek grafis yang dipandu dengan fasilitas template.
5) CorelTUTOR, untuk membuka lembar kerja tutorial yang akan membantu Anda dalam mempelajari CorelDRAW 12.
6) What’s New?, untuk menampilkan informasi tentang fasilitas terbaru yang dimiliki oleh CorelDRAW 12.

Area Lembar Kerja Corel Draw 12
Area Lembar Kerja Corel Draw 12


Berikut ini adalah penjelasan dari nama-nama bagian yang terdapat dalam
jendela utama CorelDRAW12 pada Gambar di atas
Title Bar, bagian ini berisi informasi tentang aplikasi yang sedang aktif dan file yang dikerjakan.
Menu Bar, bagian ini berisi daftar menu perintah untuk menjalankan suatu perintah.
Property Bar, bagian ini berisi tombol-tombol perintah yang berhubungan dengan tombol yang terpilih pada bagian toolbox dan berdasarkan objek yang aktif.
Toolbars, bagian ini berisi beberapa tombol perintah untuk menjalankan perintah-perintah yang umum dijalankan.
Ruler, bagian ini berisi garis mistar yang menunjukkan ukuran dan posisi objek dalam area gambar (drawing page) atau jendela gambar (drawing window).
Toolbox, bagian ini berisi beberapa tombol perintah untuk membuat dan memodifikasi objek gambar.
Drawing Window, bagian ini berisi jendela gambar yang dapat digunakan untuk mengolah objek gambar.
Drawing Page, bagian ini berisi area gambar yang dapat digunakan untuk mengolah objek gambar.
Status Bar, bagian ini menampilkan berbagai informasi, seperti jenis, ukuran, warna, isi, resolusi objek gambar, dan sekaligus menunjukkan posisi pointer mouse dalam area gambar (drawing page) atau jendela gambar (drawing window).
Page, bagian atau halaman kerja yang berfungsi untuk menampung hasil desain objek gambar yang jumlahnya dapat ditambah / dikurangi.
Page Navigator, bagian yang berisi tombol-tombol perintah untuk mengolah page, seperti memilih page aktif, memindah urutan page, menambah atau mengurangi jumlah page, dan mengganti nama page.
Navigator, bagian yang berfungsi untuk membuka tampilan lembar kerja dalam ukuran kecil dan berfungsi untuk memindah fokus tampilan pada area gambar yang akan dikehendaki.

Adapun fungsi dari beberapa ikon yang terdapat dalam Toolbars Standard adalah
sebagai berikut.
New (Ctrl+N), untuk membuat ruang proses objek lukisan yang baru.
Open… (Ctr+O), untuk mengaktifkan kembali file CDR yang pernah disimpan di disk.
Save… (Ctrl+S), untuk menyimpan data objek lukisan pada file CDR.
Print (Ctrl+P), untuk mencetak informasi objek lukisan yang sedang aktif saat itu.
Cut (Ctrl+X), untuk menyimpan objek lukisan terpilih pada memori clipboard sistem dan kemudian menghapusnya dari lukisan tersebut.
Copy (Ctrl+C), untuk menyalin objek lukisan terpilih pada memori clipboard sistem tanpa menghapus objek tersebut dari lukisannya.
Paste (Ctrl+V), untuk menyalin data objek yang ada pada memori clipboard sistem ke lukisan yang sedang aktif.
Undo (Ctrl+Z), untuk membatalkan suatu perintah terakhir yang pernah dilakukan.
Redo (Ctrl+Shift+Z), untuk mengulangi kembali perintah terakhir yang pernah dilakukan.
Import (Ctrl+I), untuk mengambil data lukisan dari sistem lainnya.
Export (Ctrl+E), untuk mengirim data lukisan ke sistem lainnya.
Zoom Level, untuk menentukan skala tampilan objek lukisan di layar.
Aplication, untuk mengaktifkan daftar modul sistem CorelDRAW yang dapat diaktifkan secara langsung melalui sistem CorelDRAW, misalnya Corel CAPTURE, Corel PHOTO-PAINT, dan Corel TRACE.
Corel Outline, untuk mengunjungi situs Web tertentu melalui jaringan internet.

Baris property (Property Bar) merupakan tool untuk memproses objek yang lebih khusus dan berubah-ubah sesuai dengan objek yang sedang aktif. Berikut adalah kegunaan beberapa ikon yang terdapat pada Property Bar. Kegunaan (fungsi) Property Bar untuk pilihan Rectangle, Zoom Tool, Ellipse, dan Curve or Connector adalah sebagai berikut.
a. Rectangle, untuk membuat (membentuk) objek gambar berupa bujur sangkar atau persegi panjang.
b. Zoom Tool, untuk melihat objek gambar dengan cara memperbesar atau memperkecil tampilannya.
c. Ellipse, untuk membuat (membentuk) objek gambar lingkaran yang berupa lingkaran bulat (penuh) ataupun lingkaran oval (elips).
d. Curve or Connector, untuk membuat (membentuk) garis lurus, melingkar, dimensi, dan sebagainya.
Sebelum Anda menggambar sebuah objek, maka sebaiknya Anda menentukan terlebih dahulu jenis kertas, ukuran kertas, orientasi kertas (cetakan), dan satuan yang akan digunakannya. Orang Indonesia biasanya menggunakan satuan centimeter (cm). Untuk melakukan perubahan tampilan menu agar sesuai dengan kebutuhan.

Anda cukup mengeklik pada Property Bar tersebut sehingga muncul perubahan sesuai dengan tool yang sedang aktif. Berikut adalah beberapa Property Bar, seperti Rectangle, Zoom Tool, Ellipse, dan Curve or Connector.

Toolbox Corel Draw 12
Toolbox Corel Draw 12

Kegunaan masing-masing ikon pada Gambar 1.15 Toolbox tersebut adalah sebagai
berikut.
1) Pick Tool, digunakan untuk memilih objek, kemudiah memindahkan, serta
memperbesar/memperkecil objek.
2) Shape Tool (F10), berfungsi untuk memanipulasi simpul-simpul dari objek.
Shape Tool ini dapat ditukar dengan (Knife Tool, Eraser Tool (X),
Smudge Brush, Roughen Brush, atau Transform Tool).
3) Hand Tool (H), untuk menggeser pada tampilan halaman kerja. Hand
tool ini dapat ditukar den Zoom Tool ( )
4) Freehand Tool, untuk mengambar garis/objek secara bebas dengan cara
menggeser posisi pointer. Freehand Tool dapat ditukar dengan Bezier Tool,
Artistic Media Tool (I), Pen Tool, Polyline Tool, 3 Point Curve Tool, Interactive
Connector Tool, atau Dimension Tool ( ).
5) Rectangle Tool (F6), berguna untuk menggambar bidang persegi empat.
Rectangle Tool dapat ditukar dengan 3 Point Rectangle Tool ( ).
6) Ellipse Tool (F7), berfungsi untuk menggambar elips dan lingkaran. Ellipse
Tool dapat diganti dengan 3 Point Ellipse Tool ( ).
7) Polygon Tool, untuk membuat polygon dan bintang. Polygon Tool dapat diganti
dengan Graph Paper Tool atau Spiral Tools ( ).
8) Basic Shapes, untuk membuat bentuk-bentuk Shapes. Basic Shapes dapat
diganti dengan Arrow Shapes, Flowchart Shapes, Start Shapes, dan Callout
Shapes ( ).
9) Text Tool (F8), berguna untuk menyisipkan teks ke dalam lembar kerja.
10) Graph Paper Tool (D), untuk membuat grid yang terdiri dari garis-garis.
11) Interactive Blend Tool, untuk membuat efek blend. Fungsi ini dapat diganti
dengan Interactive Contour Tool, Interactive Distortion Tool, Interactive
Envelope Tools, Interactive Extrude Tool, Interactive Drop Shadow, dan
Interactive Transparency Tool ( ).
12) Eyedropper Tool, untuk mengambil salah satu warna yang terdapat pada
sebuah gambar untuk digunakan menggambar objek lain. Fungsi ini dapat
diganti dengan Paintbucket Tool ( ).
13 ) Outline Tool, untuk memilih model-model outline. Fungsi ini dapat diganti
dengan Outline Color Dialog, No Outline, Hairline Outline, ½ Point Outline, 1
Point Outline, 2 Point Outline (Thin), 8 Point Outline (Medium), 16 Point Outline
(Medium-Thick), 24 Point Outline (Thick), Color Docker Window( ).
14) Fill Tool, untuk memberikan motif background objek. Fungsi ini dapat diganti
dengan Fill Color Dialog (Shift+F11), Fountain Fill Dialog (F11), Pattern Fill
Dialog, Texture Fill Dialog, PostScript Fill Dialog, No Fill, dan Color Docker
Window ( ).
15) Interactive Fill Tool (G), untuk memberi pewarnaan secara interaktif. Fungsi
ini dapat diganti dengan Interactive Mesh Fill Tool ( )